Welcome to Ridwan's Blog
Selamat datang buat para pengunjung blog saya. Mari berbagi informasi mengenai apapun disini, asalkan tidak yang menyangkut SARA. Karena sekecil apapun informasi yang kita terima berguna buat bahan pembelajaran kita.
Selasa, 19 April 2011
Fokus Pada Kelemahan atau Kelebihan Diri ?
"Coba Anda ceritakan, kelebihan yang Anda miliki ?" tanya saya kepada seorang mahasiswa saat dalam
sebuah Acara Sharing Session ”Career Day” di sebuah sekolah tinggi. Detik demi detik, seakan masih berpikir
dan terkesan masih bingung untuk menjawab pertanyaan yang saya ajukan.
Sampai akhirnya saya terpaksa mengulang kembali pertanyaan dan memberikan tambahan penjelasan
atas pertanyaan saya dengan harapan ia dapat menjawabnya tanpa ada jeda waktu yang cukup lama dan
garis kebingungan menampak di wajahnya. Pada kenyataan memang diantara kita masih banyak yang
seakan tidak tahu, sungkan, ataupun masih bingung mengetahui dan menyampaikan apa kelebihan
yang dimilikinya atau bahkan bertanya kepada orang lain tentang kelebihannya.
Sangatlah berbeda halnya, saat saya melemparkan pertanyaan yang tidak senada, ”bisa Anda sebutkan
apa saja kelemahan atau kekurangan yang Anda miliki ?”
Tanpa menunggu waktu selama dengan pertanyaan tentang kelebihan yang dimiliki, dengan lebih mudah
kita akan menjawabnya dan bahwa kita mampu menjawabnya dengan lebih banyak dari jumlah yang
dipertanyakan.
Pelajaran yang bisa kita petik dari pengalaman sederhana diatas ? Saya mendapatkan kesan setidaknya ada
beberapa hal penting yang bisa kita pelajari. Salah satunya, kita sering tidak menyadari apa kelebihan diri
kita karena dalam keseharian di lingkungan kantor, lingkungan rumah dan interaksi dengan orang –orang
di sekitar, kita jauh lebih banyak mendapatkan informasi apa saja kejelekan dan kekurangan kita. Dan
memang kita sendiri lebih suka bertanya pada orang lain apa saja kelemahan yang kita miliki ketimbang
kelebihan yang kita miliki.
Terkadang saya melihat di pesawat televisi dan banyak menyaksikan begitu banyak bakat yang
dipertontonkan oleh saudara kita yang secara fisik tidak sempurna dan saudara kita harus berjuang dalam
hidup tetapi memiliki bakat yang sangat luar biasa. Saya begitu kagum dan terharu saat menyaksikannya.
Mereka begitu gigih untuk mengasah dan menunjukan bakatnya dengan bekal semangat yang ditorehkan
Orang-orang terdekatnya yang senantiasa mengkomunikasikan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki.
Bagaimana dengan kita ? apakah lebih banyak menerima kumpulan kata-kata yang membuat kita semakin
Tak mengenal apa kelebihan kita atau sebaliknya yang semakin menguatkan diri kita untuk mengasahnya
menjadi hebat. Tak salah memang menerima masukan atas segala kekurangan jika tuk sekedar perbaikan
diri untuk menjadi lebih baik dan tak mengulangi kesalahan, tetapi mengetahui dan memanfaatkan
kelebihan diri dengan baik jauh lebih penting. Karena alangkah indah dan berharganya jika orang lain
mengenal dan mengingat kita akan segala kelebihan yang kita miliki ketimbang diingat dengan segala
keburukan atau kelemahan yang kita miliki.
Mengapa kita kita tak memulai saja untuk lebih mengenal dan memberikan perhatian kepada kelebihan-
Kelebihan kita, seperti apa yang pernah saya dengar dari ahli ilmu kepempiminan John C. Maxwell bahwa
Saat kita fokus kepada kelebihan-kelebihan yang kita mikili akan membantu keberhasilan yang kita
Inginkan. Dengan begitu, kapan kita asah, kita manfaatkan dengan sebesar-besarnya ? sekarang, nanti,
Atau tidak sama sekali, itu adalah pilihan Anda ? (Yunus Bear)
Berbahagialah orang yang telah memutuskan rantai yang membelenggu pikiran, dan yang telah tidak lagi
khawatir akan apapun. (Ovid)
Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua, yaitu mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah
melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak pernah memikirkannya. (John Charles Salak)
[SDMList]
Seekor Kupu-kupu dan Seorang Anak Kecil
Suatu hari ada seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong. Dan ternyata didalamnya ada kupu-
Kupu yang sdg berjuang utk melepaskan diri dari dalam kepompong dan kelihatannya begitu sulitnya.
Si anak laki-laki tsb merasa kasihan pada kupu-kupu tsb dan berpikir cara utk membantu si kupu-kupu agar bisa
keluar dengan mudah dari kepomponnya.
Akhirnya si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar
kupu-kupu bisa segera keluar. Alangkah senang dan leganya anak laki-laki itu.
Tetapi apa yang terjadi kemudian ?
Si kupu-kupu memang bisa keluar, tetapi kupu-kupu tsb tidak dapat terbang, hanya dapat merayap saja.
Apa sebabnya?
Ternyata bagi seekor kupu-kupu yang sedang berjuang keluar dari kepompongnya, yang mana pada saat dia mengerahkan
seluruh tenaganya, ada suatu cairan di dalam tubuhnya yang mengalir dengan kuat ke seluruh tubuhnya yang membuat
sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang, tetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut maka sayapnya
tidak dapat mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu-kupu yang hanya dapat merayap.
Kadangkala perhatian dan niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik.
Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita. Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan atau rasa
sayang, tetapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri dan bahkan menjerumuskannya kelak dikemudian hari
di kala remaja dan dewasa. Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang, memandulkan kreativitas, karena kita
tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya, justru menjadikannya
belajar sesuatu dan menjadi KUAT.
Demikian juga pada saat kita sedang harus berjuang menghadapi sesuatu, jangan mengharapkan bantuan orang lain,
berjuanglah dahulu dengan mengerahkan segala kemampuanmu. Karena kita sendiri tidak tahu dengan benar, seberapa
jauh potensi maksimal yang kita miliki jika kita tak pernah terus dan terus mencobannya hingga tahu batas dimana
kemampuan kita. Bisa jadi jauh lebih besar dari yang kita bayangkan!
Hidup penuh dengan PERJUANGAN.
Sering kali juga kita menyalahkan situasi yang kita hadapi, tetapi ternyata situasilah yang mendewasakan kita!
Tuhan selalu tahu mana yang terbaik utk umat Nya, tidak ada kejadian yang sia2, semua ada hikmah dibalik kesulitan
sekalipun. Bahkan di balik setiap kesulitan tersimpan kemudahan.
[SDMList]
Senin, 14 Maret 2011
Menghilangkan Kebiasaan Buruk Menunda
Apakah Anda mempunyai kebiasaan menunda pekerjaan penting? Tugas dari atasan, target dari pimpinan atau menyelesaikan aktivitas lainnya yang selalu kita tunda. Kebiasaan jelek ini harus cepat-cepat kita hentikan. Memang tidak mudah, tapi bukannya tidak mungkin. Ikuti tips dibawah ini dan coba sekarang juga.
Untuk memulainya, pilih salah satu tugas, projek atau pekerjaan yang sekarang harus Anda selesaikan. Pilih tugas yang tidak terlalu berat tapi juga jangan terlalu mudah. Sekarang mulai dengan menjawab pertanyaan berikut:
• Sebenarnya apa yang ingin Anda kerjakan
• Tentukan tujuan akhir yang ingin dicapai.
• Langkah-langkah apa yang perlu dilakukan agar tujuan itu tercapai? Ingat tidak perlu terlalu detail , cukup garis besarnya saja.
• Apa saja yang telah Anda kerjakan hingga saat ini?
• Mengapa Anda ingin melakukan tugas ini ?
• Apakah motivasi terbesar Anda dalam mengerjakan tugas ini? Tidak usah khawatir apabila motivasi Anda ternyata bukan sesuatu yang positif. Ini adalah permulaan yang jujur. Namun, cobalah untuk merubahnya menjadi kalimat yang positif. Anda pasti akan terkejut melihat hasilnya.
• Apakah ada manfaat lain dari mengerjakan tugas ini yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh Anda? Berpikirlah kreatif dan berani bermimpi. Dengan cara ini Anda bisa melihat bahwa sebetulnya begitu banyak manfaat positif yang akan Anda nikmati apabila mengerjakan tugas ini.
Setelah itu buat daftar hambatan yang mungkin muncul dalam pengerjaan tugas itu. Kemudian jawab pertanyaan dibawah ini :
• Apakah hambatan tersebut dapat Anda hilangkan ?
• Apa saja faktor-faktor yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas tersebut? Tidak selamanya harus uang ataupun barang. Mungkin saja waktu yang lebih Longgar, seorang ahli atau bahkan keyakinan diri yang tinggi.
• Cobalah berpikir, apa yang akan terjadi sekiranya projek ini tidak dikerjakan.Langkah ini tidak untuk menakuti Anda, tapi bahkan untuk memotivasi Anda untuk lebih giat.
Buatlah Rencana Pengerjaan Tugas . Rencana ini terdiri dari :
• Garis-garis besar langkah-langkah yang akan dikerjakan. Suatu pekerjaan besar akan terasa lebih ringan apabila dipilah menjadi tugas-tugas kecil.
• Tambahkan dengan detail dan keterangan tambahan lain seiring dengan kemajuan yang telah Anda capai.
• Buat alokasi waktu untuk setiap langkah yang harus diambil. Jadwal tugas dan waktu ini akan menjadi acuan perkembangan yang telah Anda capai.
• Buat jadwal kerja selama satu bulan atau satu minggu sesui dengan agenda Anda tadi. Langkah ini akan membiasakan Anda untuk menjadi lebih teratur. Selain itu membuat pikiran Anda dalam mengerjakan tugas juga menjadi lebih tenang dan tidak tercampur dengan tugas-tugas lain.
• Tentukan hadiah untuk setiap langkah atau kemajuan yang telah dilakukan.
• Buatlah review hasil kerja dan rencana. Apabila memungkinkan, carilah teman, saudara atau senior yang bisa membantu Anda memotivasi dan memonitor hasil kerja Anda.
Dalam kenyataannya, tidak selamanya rencana dapat dilaksanakan dengan mulus. Karenanya penting untuk mencamkan dalam hati bahwa:
• Setiap kesalahan adalah "pengalaman berharga". Bahkan mungkin pengalaman-pengalaman tersebut lebih berharga dari hasil akhir itu sendiri. Karena pengalaman tersebut akan menghindarkan Anda dari kesalahan serupa di masa mendatang.
• Gangguan dan pelarian. Adakalanya Anda akan merasa bosan dan frustasi, bahkan kadang-kadang tergoda untuk meninggalkan tugas ini. Karenanya, apabila godaan itu muncul, ingatkan diri Anda motivasi dan hadiah yang nanti akan Anda dapat.
• Emosi yang berubah-ubah. Seringkali kita menjadi marah, kecewa atau frustasi apabila ternyata hasil akhir melenceng dari bayangan. Cobalah berpikir bahwa Anda telah melakukan yang terbaik. Dan Tuhan adalah penentu dari segalanya.
Dan jangan lupa, bermimpilah bahwa Anda berhasil. Dalam hati, selalu buat bayangan apabila Anda berhasil mengerjakan tugas ini. Anda akan menjadi selalu bersemangat. Percayalah !
Have a positive day!
[SDMList]
Senin, 21 Februari 2011
Anda Fokus Pada Kelemahan atau Kelebihan Diri ?
"Coba Anda ceritakan, kelebihan yang Anda miliki ?" tanya saya kepada seorang mahasiswa saat dalam
sebuah Acara Sharing Session ”Career Day” di sebuah sekolah tinggi. Detik demi detik, seakan masih berpikir
dan terkesan masih bingung untuk menjawab pertanyaan yang saya ajukan.
Sampai akhirnya saya terpaksa mengulang kembali pertanyaan dan memberikan tambahan penjelasan
atas pertanyaan saya dengan harapan ia dapat menjawabnya tanpa ada jeda waktu yang cukup lama dan
garis kebingungan menampak di wajahnya. Pada kenyataan memang diantara kita masih banyak yang
seakan tidak tahu, sungkan, ataupun masih bingung mengetahui dan menyampaikan apa kelebihan
yang dimilikinya atau bahkan bertanya kepada orang lain tentang kelebihannya.
Sangatlah berbeda halnya, saat saya melemparkan pertanyaan yang tidak senada, ”bisa Anda sebutkan
apa saja kelemahan atau kekurangan yang Anda miliki ?”
Tanpa menunggu waktu selama dengan pertanyaan tentang kelebihan yang dimiliki, dengan lebih mudah
kita akan menjawabnya dan bahwa kita mampu menjawabnya dengan lebih banyak dari jumlah yang
dipertanyakan.
Pelajaran yang bisa kita petik dari pengalaman sederhana diatas ? Saya mendapatkan kesan setidaknya ada
beberapa hal penting yang bisa kita pelajari. Salah satunya, kita sering tidak menyadari apa kelebihan diri
kita karena dalam keseharian di lingkungan kantor, lingkungan rumah dan interaksi dengan orang –orang
di sekitar, kita jauh lebih banyak mendapatkan informasi apa saja kejelekan dan kekurangan kita. Dan
memang kita sendiri lebih suka bertanya pada orang lain apa saja kelemahan yang kita miliki ketimbang
kelebihan yang kita miliki.
Terkadang saya melihat di pesawat televisi dan banyak menyaksikan begitu banyak bakat yang
dipertontonkan oleh saudara kita yang secara fisik tidak sempurna dan saudara kita harus berjuang dalam
hidup tetapi memiliki bakat yang sangat luar biasa. Saya begitu kagum dan terharu saat menyaksikannya.
Mereka begitu gigih untuk mengasah dan menunjukan bakatnya dengan bekal semangat yang ditorehkan
Orang-orang terdekatnya yang senantiasa mengkomunikasikan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki.
Bagaimana dengan kita ? apakah lebih banyak menerima kumpulan kata-kata yang membuat kita semakin
Tak mengenal apa kelebihan kita atau sebaliknya yang semakin menguatkan diri kita untuk mengasahnya
menjadi hebat. Tak salah memang menerima masukan atas segala kekurangan jika tuk sekedar perbaikan
diri untuk menjadi lebih baik dan tak mengulangi kesalahan, tetapi mengetahui dan memanfaatkan
kelebihan diri dengan baik jauh lebih penting. Karena alangkah indah dan berharganya jika orang lain
mengenal dan mengingat kita akan segala kelebihan yang kita miliki ketimbang diingat dengan segala
keburukan atau kelemahan yang kita miliki.
Mengapa kita kita tak memulai saja untuk lebih mengenal dan memberikan perhatian kepada kelebihan-
Kelebihan kita, seperti apa yang pernah saya dengar dari ahli ilmu kepempiminan John C. Maxwell bahwa
Saat kita fokus kepada kelebihan-kelebihan yang kita mikili akan membantu keberhasilan yang kita
Inginkan. Dengan begitu, kapan kita asah, kita manfaatkan dengan sebesar-besarnya ? sekarang, nanti,
Atau tidak sama sekali, itu adalah pilihan Anda ? (Yunus Bear)
Berbahagialah orang yang telah memutuskan rantai yang membelenggu pikiran, dan yang telah tidak lagi
khawatir akan apapun. (Ovid)
Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua, yaitu mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah
melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak pernah memikirkannya. (John Charles
Salak)
Have a positive day!
[SDMList]
Anda Mendapatkan Stress di Kantor ? Coba lakukan ini....
Tiba-tiba sore hari saat menjelang jam kerja usai dengan mendadak atasan Anda datang sambil membawa tumpukan berkas kepada Anda. "Ali, tolong bikin proposal penawaran secepatnya. Ini semua bahannya. Pelajari dan nanti jam 9 malam, proposal itu sudah ada di meja saya!" katanya. Ini adalah perintah yang Anda harus kerjakan. Tak peduli tiba-tiba atasan Anda jadi lebih mirip seperti kera, atau wanita yang baru Anda kenal membuang jauh-jauh kartu nama Anda karena ingkar janji makan malam, Anda sudah janji dengan anak Anda yang sedang menunggu Anda di rumah di hari ultahnya atau timbunan rasa penat yang mendadak muncul, toh proposal itu harus selesai tepat pada waktunya.
Apa yang kita hadapi di kantor, di rumah, di jalan, terkadang membuat Anda mendadak stres. Tanpilan yang sangat seksi dan menggoda sekretaris atasan yang sejak pagi menjadi hiburan hari ini, mendadak menjadi menyebalkan. Semuanya menyebalkan: Mulai dari komputer, pulpen, kopi, dinding, sepatu, AC, dan sebagainya.
Sebelum stres itu membunuh Anda, Caninews memberikan 4 jurus pamungkas yang mungkin bisa mengurangi rasa penat yang tiba-tiba muncul (tentu saja Anda tak berpikir konyol bahwa kami bisa mengurangi pekerjaan Anda kan?). Bahkan, membuka sejenak halaman Caninews, dan melupakan sejenak himpitan yang datang tiba-tiba, bisa menjadi obat yang manjur. Tapi
baiklah, inilah empat cara pembunuh stres Anda:
1. BUAT LEHER ANDA RELAKS.
Angkat tangan kiri Anda dan lingkarkan di atas kepala sampai menyentuh kuping kanan. Tarik kepala Anda ke arah kiri menjauhi bahu kanan, lalu tahan. Lakukan untuk sisi lainnya.
2. TEKAN TANGAN ANDA
Satukan telapak tangan Anda , dan tekan jari Anda secara bersamaan sambil menarik nafas.
Kemudian buang nafas ketika mengendurkan tekanan pada jemari Anda. Lakukan ini sebanyak lima atau enam kali.
3. ATUR MAKAN
Jika Anda sedang dalam keadaan stres berat, sebaiknya makanlah makanan yang rendah lemak dan kaya protein seperti ikan. Sebab, percayalah, stres bisa membuat nafsu makan Anda bertambah.
4. BERDIRI SAAT MENERIMA TELEPON
Anda akan meregangkan otot Anda dan bernafas lebih dalam, sehingga mengalirkan darah yang kaya akan oksigen lebih banyak ke otak Anda.
Ketika Anda berpikir bahwa gerakan ini begitu sederhana, cobalah di saat Anda merasa stres. Anda akan terkejut sendiri melihat efektivitas gerakan ini. Kami telah buktikan sendiri -sehingga mendadak, sekretaris yang menyebalkan itu menjadi cantik kembali dan terlihat indah dimata. Hip... hip... hurrraaaa!!!!
Stress di tempat kerja: Kenali dan Kelola
Stress bisa dipicu masalah kecil, seperti bunyi telpon yang terus berdering, peralatan kantor yang sebentar-sebentar rusak, dan sebagainya. Atau lantaran masalah besar, seperti terlalu banyak atau terlalu sedikit pekerjaan, tidak menyukai pekerjaan, kekhawatiran bakal dipecat, atau tidak bisa akur dengan atasan. Umumnya, masalah-masalah besar mudah menyulut stress, sehingga orang menjadi merasa tidak bahagia dan kehilangan produktifitas. Namun stress dalam tingkatan yang tidak terlalu berat justru dapat merangsang orang untuk menjadi kreatif dan banyak akal. Tapi bila beban stress sudah terlalu berat, bukan hanya berdampak pada psikis namun juga pada fisik yang cukup parah.
Oleh karena itu, kenalilah sumber utama yang dapat memicu stress.
• Kewenangan
Banyak studi menunjukkan bahwa pekerja yang merasa mempunyai tanggungjawab yang besar, namun hanya mempunyai sedikit kewenangan dalam pengambilan keputusan, beresiko mengalami masalah pembuluh jantung, dan berbaggai penyakit yang terkait dengan stress.
• Kompetensi
Apakah Anda peduli pada kemampuan Anda untuk selalu tampil prima? Apakah Anda merasa cukup tertantang? Anda merasa tidak aman dengan pekerjaan Anda? Perasaan tidak aman pada perkerjaan adalah pemicu utama stress pada banyak pekerja.
• Kejelasan
Perasaan ketidakpastian pada tugas-tugas, berbagai perubahan, atau ketidakjelasan tujuan perusahaan dapat memicu munculnya stress.
• Komunikasi
Tekanan di tempat kerja sering diakibatkan oleh buruknya komunikasi, yang dapat berujung stress. Ketidakmampuan mengekpresikan kepedulian, frustasi, atau emosi dapat memicu stress.
• Dukungan
Ketiadaan dukungan rekan kerja, akan mempersulit upaya mengatasi masalah-masalah dalam pekerjaan sehingga menyebabkan stress.
• Signifikansi
Bila Anda mengganggap bahwa pekerjaan yang Anda lakukan tidak berharga dan tidak merasa bangga karenanya, Anda akan merasakan tekanan stress.
• Tanggungjawab bertambah
Tambahan tanggungjawab kerja akan menambah tekanan stress.
Nah agar tidak menjadi korban deraan stress, maka Anda perlu mengelola stress di tempat kerja. Anda perlu berbuat sesuatu untuk memperingan tekanan yang bisa memicu stress
1. Temui atasan Anda
Sedikitnya setahun sekali (lebih sering lebih baik), Anda perlu membicarakan kinerja Anda dengan atasan. Sambil mencaritahu kelemahan yang perlu dibenahi dan kekuatan yang perlu dikembangkan, Anda dapat mencari "bocoran" tentang arah kebijakan perusahaan. Selain itu, Anda pun dapat mengkonfirmasikan isu-isu yang mungkin menyebabkan ketidaknayamanan dalam bekerja. Dengan demikian Anda dapat mempersiapakan diri Anda, untuk menghadapi hari-hari mendatang, tanpa terkaget-kaget.
2. Atur waktu sebaik-baiknya
Tinggalkan pekerjaan Anda di kantor, jangan dibawa ke rumah. Bila Anda sering mengorbankan waktu bebas untuk menyelesaikan pekerjaan, tanda-tanda stress adalah ganjaran yang bakal Anda dapatkan. Bila majikan Anda menawarkan jadwal kerja yang fleksibel, manfaatkan kesempatan tersebut dengan menyesuaikan gaya kerja Anda. Misal, datang lebih pagi agar bisa menikmati waktu istirahat siang yang lebih panjang, atau pulang lebih cepat. Manfaatkan wakktu luang tersebut untuk berolahraga atau bersantai.
3. Matikan alat komunikasi
Ponsel dan internet memungkinkan setiap orang untuk dihubungi setiap saat. Namun jangan biarkan teknologi menghapus batas antara waktu Anda dan jam kerja Anda. Tinggalkan ponsel Anda, atau putuskan untuk tidak menerima telepon ketika Anda sedang beristirahat, atau bersantai bersama keluarga. Hindari memeriksa e-mail kerja ketika sedang di rumah.
4. Tahu kapan harus keluar
Bila Anda merasa sangat menderita lantaran didera stress pekerjaan, dan saran di atas tidak berhasil, mungkin sudah saatnya Anda berpikir untuk berganti pekerjaan. Namun Anda harus yakin bahwa masalahnya ada pada perkerjaan atau pada Anda. Sebaiknya, Anda meluangkan waktu untuk mencari pekerjaan sebelum benar-benar mengundurkan diri. Menjadi pengangguran juga dapat menyebabkan stress. Idealnya, Anda telah mendapat pekerjaan baru sebelum mengundurkan diri, meskipun terkadang
sulit terlaksana. Oleh karena itu putuskan, mana yang lebih baik; menjadi pengangguran atau menderita karena pekerjaan.
Semoga bermanfaat and jangan stress2 ya ……
Have a positive day!
Salam Inspirasi
[SDMList]
Isilah Usia dengan Sesuatu Yang Berharga Untuk Mencapai Derajat Kemuliaan
Saat saya berjumpa dengan seseorang pria tua renta dengan usianya sekitar lebih dari 90 tahun dan saya bertanya,
“apa rahasia Bapak memiliki usia yang panjang “ dengan singat dan sederhana Beliau menjawab, ”Bila hari hujan, aku relakan
hujan datang dan apapun yang datang padaku aku ikhlas menerimanya dan aku Berusaha untuk selalu menjadi persaudaraan"
Sebenarnya memang kita dapat mengukur usia kita dari kalender yang tiap tahun berganti. Usia panjang yang kita miliki dapat saja
karena doa yang selalu kita panjatkan kepada Sang Pencipta dan doa yang kita sematkan untuk kebaikan pada orang lain. Namun
demikian ada hal yang mestinya tidak kita abaikan yaitu apabila kita mampu menerima setiap bergantinya detik dengan pergantian
usia secara ikhlas dan bersahaja. Karena sebenarnya memang bukan panjang atau tidaknya usia kita diukur, namun seberapa jauh
atau pendeknya usia dapat kita isi dengan sesuatu yang berarti..
Saat teringat sebuah cerita tentang penderitaan seorang bocah yang divonis akan meninggal dunia dalam beberapa hari ke depan
akibat sakit yang telah lama dideritanya, sang bocah dengan lugu dan singat ia menjawab "Aku ingin melihat matahari, Bunda."
Terasa air mata menetes membasahi wajah sang bunda.
Cobalah renungkan sejenak, tanpa kita sadari kita telah melewati begitu banyak peristiwa dalam kehidupan ini. Suka, duka, kesedihan,
penderiaan, kegembiraan, kekecewaan, kegagalan, keberhasilan dan seterusnya datang silih berganti mewarnai hidup kita. Tanpa
terasa detik demi detik menit ke menit jam demi jam hingga tahun berganti tahun kini kita telah melewati begitu banyak waktu.
Kita seakan sering lupa apakah waktu kita gunakan dengan begitu berhargai atau bahkan sebaliknya kita sia-siakan tanpa menghasilkan
sesuatu yang berarti. Kita seakan lupa bahwa cepat atau lambat Sang Pencipta akan memanggil kita tuk mempertanggung jawabkan
segala yang telah kita perbuat di kehidupan ini.
Dengan bertambahnya usia sesungguhnya semakin berkurang jatah hidup kita di kehidupan dunia ini. Dari seolah kita menatap pada
ujung usia dan merasakan langkah demi langkah kita tiap detik menuju ke haribaan Sang Khalik kita rasakan dalam getaran hati dan
jiwa ini sungguh semakin dekat seakan ajal menyongsong yang tak akan kita pernah ketahui. Lalu pertanyaannya adalah apa yg
telah kita perbuat selama ini apakah sudah menjadi bekal kita di kehidupan selanjutnya. Sudah siapkah kita jika sewaktu-waktu Tuhan
mengambil kita.
Jadilah orang yg cerdik, orang yang berupaya dan berjuang dengan segenap hati, tenaga, dan pikiran untuk melakukan segala
kebaikan, mempelajari ilmu yang berguna dan mengajarkan banyak orang, dan selalu berdoa untuk senantiasa memanjatkan berjuta
rasa syukur. Kita tidak ada pilihan selain mengisi usia kita dgn berbagai macam kebaikan dan kemuliaan jika derajat mulia disisiNYA
lah yang kita inginkan. Dengan begitu, kita memiliki jalan yang mana yang seharunya kita lewati dan menjadi tidak sia-sia karena kita
tahu dengan benar mana yang seharunya rute yang kita tempuh untuk mencapai kemulian sebagai manusia.
Hidup hari ini semestinya menjadi lebih baik dari hidup kemarin, jika memang kita bukanlah termasuk orang yg merugi . Pahamilah,
usia adalah bekal dan menyia-nyiakannya berarti sia2lah hidup kita. Dan tak akan mungkin kita mendapatkan hasil mulia dari sesuatu
yang melalaikan.
Mulailan untuk berbenah diri, evaluasi apa saja yang telah kita lakukan dan hasilkan. Tak perlu sesali apa yang telah terjadi. Raihlah
kebahagiaan dan kemulian selagi waktu bersanding dengan diri. Berusahalah untuk fokus terhadap segala kebaikan, berbagilah ilmu,
kebahagiaan, atau apapun yang membawa keberkahan dan kemulian diri. Isilah detik demi detik dengan berguna. Dan yang
terpenting, tanamkan dalam pikiran untuk tujuan akhir mencapai derajat tertinggi sebagai seorang insan Sang Pencipta. Dengan begitu
kita punya kompas kemana arah kita berjalan dan tersenyum saat kita menjumpaiNYA kelak...
Have a positive day!
Salam Inspirasi
Jumat, 18 Februari 2011
Andai KITA yang jadi ATASAN dan Orang Lain jadi Staff
Bila Atasan tetap pada pendapatnya, itu berarti beliau konsisten
Bila staff tetap pada pendapatnya, itu berarti dia keras kepala !
Bila Atasan berubah-ubah pendapat, itu berarti beliau fleksibel.
Bila staff berubah-ubah pendapat, itu berarti dia plin-plan !
Bila Atasan bekerja lambat, itu berarti beliau teliti.
Bila staff bekerja lambat, itu berarti dia tidak perform !
Bila Atasan bekerja cepat, itu berarti beliau smart.
Bila staff bekerja cepat, itu berarti dia terburu-buru !
Bila Atasan lambat memutuskan, itu berarti beliau hati-hati .
Bila staff lambat memutuskan, itu berarti dia telmi !
Bila Atasan mengambil keputusan cepat, itu berarti beliau berani mengambil keputusan.
Bila staff mengambil keputusan cepat, itu berarti dia gegabah !
Bila Atasan terlalu berani mengambil resiko, itu berarti beliau risk taking.
Bila staff terlalu berani mengambil resiko, itu berarti dia sembrono !
Bila Atasan tidak berani mengambil resiko, itu berarti beliau prudent.
Bila staff tidak berani mengambil resiko, itu berarti dia tidak berjiwa bisnis !
Bila Atasan mem-by pass prosedur, itu berarti beliau proaktif-innovatif.
Bila staff mem-by pass prosedur, itu berarti dia melanggar aturan !
Bila Atasan curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti beliau waspada.
Bila staff curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti dia negative thinking !
Bila Atasan menyatakan sulit, itu berarti beliau prediktif-antisipatif.
Bila staff menyatakan sulit, itu berarti dia pesimistik !
Bila Atasan menyatakan mudah, itu berarti beliau optimis.
Bila staff menyatakan mudah, itu berarti dia meremehkan masalah !
Bila Atasan sering keluar kantor, itu berarti beliau rajin ke customer.
Bila staff sering keluar kantor, itu berarti dia sering kelayapan !
Bila Atasan sering entertainment, itu berarti beliau rajin me-lobby customer.
Bila staff sering entertainment, itu berarti dia menghamburkan anggaran !
Bila Atasan sering tidak masuk, itu berarti beliau kecapaian karena kerja keras.
Bila staff sering tidak masuk, itu berarti dia pemalas !
Bila Atasan minta fasilitas mewah, itu berarti beliau menjaga citra perusahaan.
Bila staff minta fasilitas mewah, itu berarti dia banyak menuntut !
............dan masih banyak lagi.
Bila Atasan membuat tulisan seperti ini, itu berarti beliau humoris.
Bila staf membuat tulisan seperti ini, itu berarti dia :
frustasi
iri terhadap karir orang lain
negative thinking
barisan sakit hati
provokasi
tidak tahan banting
berpolitik di kantor
tidak produktif
tidak sesuai dengan budaya perusahaan
...........dan masih banyak lagi
........ Ha ha ha ha ..........
Have a positive day!
[SDMList]
Langganan:
Postingan (Atom)













