Rabu, 16 Februari 2011

Apakah Anda Sudah Memiliki RASA BERSYUKUR ?




"Dari semua sikap yang dapat kita peroleh, sudah tentu sikap bersyukur adalah yang terpenting dan sikap yang paling mengubah kehidupan"
Seberapa penting rasa bersyukur bagi Anda ? Mengapa kita harus mempunyai rasa bersyukur? Apakah rasa bersyukur dapat membuat kita menjadi lebih baik ? dan banyak pertanyaan lainnya di dalam kepala.

Tentu saja benyak pertanyaan akan dapat terjawab kita kita bersedia meluangkan waktu untuk merenung sejenak memahami sebuat kata ”Syukur”. Sebenarnya rasa bersyukur dapat membantu kita menyingkirkan berbagai onak duri negatif di dalam kehidupan kita, meskipun ada sebagian orang mengangap kita tidak masuk akal atas sikap bersyukur yang kita tunjukkan.

Yang pasti, dengan kita memiliki rasa bersyukur kita dapat lebih menerima sebuah realita. Sadarilah dalam diri rasa bersyukur tentunya akan membantu dan mendorong kita untuk berjalan lebih dan memacu semangat lebih menggebu untuk mencapai tujuan yang ingin kita capai. Tak salah bila rasa bersyukur dapat meringankan ayunan kedua belah kaki dalam menapaki setiap derap langkah kehidupan Cobalah kita bandingkan disaat rasa syukur semakin sering kita rasakan, akan semakin banyak kita menerima bukan! sebaliknya, beban yang kita pikul semakin berat bila kita mengingkari dari rasa bersyukur. Tak heran bila kita lihat banyak orang yang masih terpaku dengan kegagalan yang dialaminya. Tiada keberhasilan yang mudah diperoleh dengan berkeluh kesah saja, bukan!

Lalu mengapa kita tidak menggenggam erat-erat rasa bersyukur, padahal rasa bersyukur mampu membukakan setiap pintu pikiran bersemayam pikiran-pikiran positif. Coba pikirkanlah, Di saat kita mengeluh, rasa syukur dalam diri akan berlalu dan tergantikan oleh "negative perspective thinkking". Sehingga rasa ini akan menggerogoti kenikmatan atas apa yang berada
didalam genggaman dan sebaliknya justru akan mengabaikan begitu banyak kesenangan yang telah kita peroleh. “Seandainya seluruh Pohon didunia ini digunakan sebagai pena, dan seluruh Lautan digunakan sebagai tintanya maka tidak akan pernah habis ditulis oleh anak Adam kenikmatan dari Yang Maha Kuasa yang telah kita didapatkan”
Seperti Dr. Jack Graham mengatakan bahwa setiap orang dalam kehidupannya akan menanamkan suatu sikap berterima kasih dan bersyukur atau suatu sikap kepahitan dan keangkuhan.
Dia menambahkan dengan menjelaskan bahwa anak kecil yang bersyukur akan lebih cenderung menjadi anak yang bersuka cita. Sebaliknya seorang yang pemarah dan pengeritik secara
mendasar tidak berbahagia.
Ucapan syukur tidak hanya akan membuat kita menjadi lebih sehat dan bahagia, itu akan mengubah cara kita memandang segala sesuatu dalam kehidupan. Orang yang berbahagia memusatkan perhatian mereka terutama pada orang lain; orang-orang yang tidak berbahagia memusatkan perhatian pada diri sendiri dan berkubang pada rasa kasihan pada diri sendiri dan dalam keragu-raguan. Orang-orang yang bersyukur akan lebih optimis dan akan melihat segala sesuatu dimana mereka berada sebagai suatu kesempaan untuk mendatangkan kebaikan.
Lalu, bagaimana cara kita memupuk, memperkuat, dan memelihara rasa bersyukur ?
Mungkin sebagian dari kita telah memiliki rasa bersyukur meski terkarang luput dari ingatan, tetapi tak mengapa toh pada hakekatnya sebagai manusia biasa kita akan berupaya memelihara dan menyuburkannya. Jadikan rasa bersyukur menjadi bagian dari kebiasaan dan sahabat baik dalam hati kita.
1. Ucapkan rasa bersyukur dengan mengucapan terima kasih kepada siapapun yang telah memberikan kebaikan kepada kita entah apapun bentuk kebaikan yang kita terima. Biasakan untuk setiap saat bersyukur kepada Sang Maha Pencipta untuk semua anugerah yang telah kita terima dan nikmati. Karena kita percaya bahwa Tuhan memberikan begita banyak kelimpahan rizki, anugerah, dan kenikmatan di kehidupan ini. Lakukanlah di setiap langkah dan waktu kita entah waktu makan, sebelum dan setelah tidur, dalam perjalanan, di tempat kita bekerja, dst. Cobalah untuk memimalkan rasa mengeluh, merasa selalu tidak beruntung, sering sial dan sebagainya akan semakin menjauhkan kita dari rizki dan keberuntungan karena Sang Pencipta akan memberikan sesuai apa yang diperkakan mahluknya dimana semakin kita sering bersyukur semakan sayanglah Sang Pencipta pada kita dan menurunkan rizkinya. Dan memang kita sering mengeluh, tanpa kita sadari kita telah menyampaikan kepada alam semesta bahwa kita adalah orang yang tidak beruntung. If we believe we can see it.....
2. Tanamkan dalam pikiran bahwa apapun yang terjadi, kita terima, alami, dan hadapi di kehidupan ini terdapat hikmah kebaikan dari Sang Pencipta yang banyak tidak kita ketahui. Percayalah bahwa apa yang kita terima dari kehidupan ini adalah terbaik untuk kita, karena terbaik untuk kita belum tentu itu memang yang terbaik bagi Sang Pencipta karena kita tidak akan pernah mengetahui apapun yang akan terjadi kemudian 1 jam kemudian, besok hari, minggu depan, bulan yang akan datang, atau tahun berikutnya dan seterusnya – itulah rahasia Sang Pencipta yang Maha Kuasa.
3. Sering-seringlah untuk melakukan refreksi diri untuk berkaca kepada orang lain yang mungkin saja secara materi dan non materi tidak seberuntung kita meski ukuran kekayaan hati adalah masalah hati dan hanya sepengetahuan Sang Pencipta. Tengoklah ke bawah, saudara-saudara kita yang harus berjuang untuk mendapatkan segenggam nasi, berjuang keluar dari penderitaan akibat musibah gempa dan sebagainya dan hidup di barak-barak pengungsian ataupun saudara-saudara kita di benua lain yang harus menderita kelaparan sekian tahun lamanya. Dan masih banyak realita yang dapat kita tengok dan renungkan. Lalu pertanyaan sederhana adalah ”Jika di perusahaan tempat anda bekerja, tahun ini hanya 3% kenaikan gaji, atau bahkan tidak naik ada kenaikan gaji ?”Bagaimana sikap Anda ?
4. Bukalah mata hati untuk membantu orang lain dengan sedikit banyak rizki yang kita miliki. Pamahilah bahwa kita tak akan jatuh miskin hanya karena kita rajin untuk berbagi rizki kepada orang lain karena keyakinan yang kita miliki di setiap kebaikan tersebut akan dilipatkan gandakan balasannya. Dengan berbagi membuat hati kita menjadi lebih damai, tenang, dan bahagia karena setidaknya kepuasan batin telah kita peroleh ketika kita melihat rizki yang kita miliki bermanfaat untuk orang lain.


Have a positive day!

[SDMList]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar